Kawan-kawan tentu semua pernah melihat peta. Dengan menggunakan peta kawan-kawan dapat menentukan suatu lokasi dan kemudian menentukan bagaimana lokasi tersebut berhubungan dengan lokasi lain, berbatasan dengan gunung, sungai, atau laut, dan sebagainya. Periksa misalnya peta kampus Undana di bawah ini. Pada kampus tersebut kawan-kawan dapat menentukan di mana lokasi Fakultas Pertanian, fakultas-fakultas mana yang menjadi tetangganya, dan sebagainya. Yang lebih penting, ketika kawan-kawan berada di pintu gerbang kampus, kawan-kawan dapat memilih jalan mana yang sebaiknya dilalui untuk menuju ke fakultas. Itulah gambaran awal mengenai peta, untuk sementara ini, paparan lebih mendalam mengenai peta akan saya sampaikan melalui tulisan lain.Selamat Datang
Selamat datang kepada kawan-kawan yang telah berkenan berkunjung. Blog ini bercerita tentang usaha saya untuk belajar meneliti. Bila kawan-kawan juga baru mulai belajar meneliti, silahkan jelajahi blog ini. Tetapi bila telah berpengalaman, blog ini bukan untuk Anda. Karena saya baru belajar meneliti maka tulisan-tuilisan akan terus menerus saya revisi, seiring dengan pustaka yang saya peroleh dan masukan dari kawan-kawan. Karena itu, silahkan sampaikan komentar pada bagian bawah setiap tulisan dan kunjungi lagi lain kali, untuk membaca tulisan revisi paling mutakhir.
Tampilkan postingan dengan label (2) Masalah dan Tujuan serta Pendalaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label (2) Masalah dan Tujuan serta Pendalaman. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 23 November 2013
4. Apa Itu Pemetaan Konsep, Bagaimana Melakukannya, dan Apa Tujuannya?
Kawan-kawan tentu semua pernah melihat peta. Dengan menggunakan peta kawan-kawan dapat menentukan suatu lokasi dan kemudian menentukan bagaimana lokasi tersebut berhubungan dengan lokasi lain, berbatasan dengan gunung, sungai, atau laut, dan sebagainya. Periksa misalnya peta kampus Undana di bawah ini. Pada kampus tersebut kawan-kawan dapat menentukan di mana lokasi Fakultas Pertanian, fakultas-fakultas mana yang menjadi tetangganya, dan sebagainya. Yang lebih penting, ketika kawan-kawan berada di pintu gerbang kampus, kawan-kawan dapat memilih jalan mana yang sebaiknya dilalui untuk menuju ke fakultas. Itulah gambaran awal mengenai peta, untuk sementara ini, paparan lebih mendalam mengenai peta akan saya sampaikan melalui tulisan lain.5. Mengapa Perlu Menyusun Tinjauan Pustaka dan Bagaimana Melakukannya?
Ketika membaca skripsi saya selalu menemukan bab tinjauan pustaka. Tetapi ketika membaca artikel jurnal, pada umumnya saya tidak menemukan bab daftar pustaka. Pada laporan penelitian lain saya kadang-kadang saja menukan bab ini. Sebenarnya apa itu tinjauan pustaka dan mengapa perlu ada tinjauan pustaka? Mengapa skripsi harus disertai dengan tinjauan pustaka sedangkan artikel jurnal tidak? Bagaimana kaitan antara masalah penelitian dan tujuan penelitian dengan tinjauan pustaka? Dan mungkin untuk tujuan praktis, bagaimana sebaiknya menyusun tinjauan pustaka. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, saya mengunjungi berbagai situs Internet. Tulisan saya berikut ini saya buat berdasarkan atas pemahakam yang saya peroleh dari membaca berbagai referensi yang saya peroleh dari Internet tersebut.
Jumat, 22 November 2013
2. Bagaimana Seharusnya Menyusun Tujuan dan Judul Penelitian?
Pada tulisan sebelumnya saya sudah menyampaikan bahwa masalah penelitian berkaitan sangat erat dengan tujuan penelitian. Bahkan, pada tulisan lebih awal saya sudah menyampaikan bahwa tujuan penelitian adalah untuk memaparkan, menjelaskan, memprediksi, atau mengendalikan fenomena yang benar-benar terjadi. Dalam hal ini, saya telah menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan fenomena yang benar-benar terjadi adalah masalah penelitian. Lalu apa pula yang dimaksud dengan tujuan penelitian dalam tulisan ini? Dan bagaimana menyusun tujuan penelitian agar berkaitan dengan masalah penelitian yang telah dirumuskan (dibuatkan pernyataan)? Terakhir, bagaimana kaitan antara masalah penelitian dan tujuan penelitian dengan judul penelitian? Saya berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam tulisan ini dengan terlebih dahulu mengumpulkan referensi untuk saya pelajari.2. Apa Itu Masalah Penelitian dan Bagaimana Merumuskannya?
Dosen pembimbing saya selalu mengatakan bahwa hal terpenting yang perlu diperhatikan ketika menyusun proposal penelitian adalah masalah penelitian. Hal yang sama pernah saya baca pada buku Filsafat Ilmu oleh Jujuun S. Suriasumatri, bahwa menulis proposal dimulai dengan mencari masalah penelitian. Masalah kemudian diberikan latar belakang, dibatasi, sebelum kemudian dirumuskan. Tetapi sebelum melanjutkan, tentu saja saya ingin tahu yang dimaksud dengan masalah penelitian itu apa? Apa perbedaan antara masalah pada umumnya dengan masalah penelitian? Selanjutnya tentu saja saya akan mencari informasi mengenai apa yang dimaksud dengan latar belakang masalah, pembatasan masalah, dan perumusan masalah. Dengan bantuan Google, mudah-mudahan saya bisa melakukannya.